Petir, Dramaga â Kabupaten Bogor
Pemerintah Desa Petir melaksanakan apel pagi pada Senin (09/02/2026) di halaman Kantor Desa Petir. Apel pagi tetap berlangsung dengan khidmat meskipun cuaca dalam kondisi gerimis ringan.
Apel pagi tersebut diikuti oleh Kepala Desa Petir, Sekretaris Desa, perangkat dan staf desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT dan RW, anggota Linmas, serta unsur kelembagaan desa lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana koordinasi, penyampaian informasi, serta penguatan sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat desa.
Dalam amanatnya, Kepala Desa Petir menyampaikan penekanan terkait kondisi cuaca yang saat ini tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana. Kepala Desa menghimbau agar seluruh perangkat desa, RT, RW, dan Linmas turut menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang disertai hujan badai. Apabila kondisi dinilai membahayakan, warga diminta segera mengungsi ke tempat yang aman. Selain itu, Kepala Desa juga menyampaikan informasi mengenai keterlambatan pembayaran insentif yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Sementara itu, Sekretaris Desa Petir menyampaikan beberapa poin penting kepada peserta apel, di antaranya terkait keterlambatan pembayaran insentif yang sedang dalam tahap pengajuan, serta informasi mengenai Gedung KDMP, di mana Desa Petir saat ini belum memiliki lahan yang memenuhi ketentuan seluas 600 hingga 1.000 meter persegi. Selain itu, disampaikan pula bahwa keanggotaan KDMP belum berjalan dan masih memerlukan tindak lanjut.
Lebih lanjut, Sekretaris Desa juga menyampaikan terkait Program Satu Sarjana Satu Desa yang akan segera diusulkan, termasuk penentuan calon mahasiswa dari Desa Petir. Untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), disampaikan bahwa alokasi mengalami penyesuaian menjadi satu orang per RW, seiring dengan penurunan Dana Desa sekitar 85 persen. Dampak dari penurunan anggaran tersebut juga menyebabkan pembangunan infrastruktur desa sementara tertunda.
Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan segera diusulkan untuk 250 KPM pekerja rentan, serta adanya penonaktifan BPJS Kesehatan dari pemerintah pusat yang perlu menjadi perhatian bersama.
Apel pagi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah desa, BPD, RT/RW, Linmas, dan seluruh unsur desa, sehingga pelayanan kepada masyarakat serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dapat berjalan lebih optimal.
Pemerintah Desa Petir melaksanakan apel pagi pada Senin (09/02/2026) di halaman Kantor Desa Petir. Apel pagi tetap berlangsung dengan khidmat meskipun cuaca dalam kondisi gerimis ringan.
Apel pagi tersebut diikuti oleh Kepala Desa Petir, Sekretaris Desa, perangkat dan staf desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para Ketua RT dan RW, anggota Linmas, serta unsur kelembagaan desa lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana koordinasi, penyampaian informasi, serta penguatan sinergi antar unsur pemerintahan dan masyarakat desa.
Dalam amanatnya, Kepala Desa Petir menyampaikan penekanan terkait kondisi cuaca yang saat ini tidak menentu dan berpotensi menimbulkan bencana. Kepala Desa menghimbau agar seluruh perangkat desa, RT, RW, dan Linmas turut menyampaikan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang disertai hujan badai. Apabila kondisi dinilai membahayakan, warga diminta segera mengungsi ke tempat yang aman. Selain itu, Kepala Desa juga menyampaikan informasi mengenai keterlambatan pembayaran insentif yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Sementara itu, Sekretaris Desa Petir menyampaikan beberapa poin penting kepada peserta apel, di antaranya terkait keterlambatan pembayaran insentif yang sedang dalam tahap pengajuan, serta informasi mengenai Gedung KDMP, di mana Desa Petir saat ini belum memiliki lahan yang memenuhi ketentuan seluas 600 hingga 1.000 meter persegi. Selain itu, disampaikan pula bahwa keanggotaan KDMP belum berjalan dan masih memerlukan tindak lanjut.
Lebih lanjut, Sekretaris Desa juga menyampaikan terkait Program Satu Sarjana Satu Desa yang akan segera diusulkan, termasuk penentuan calon mahasiswa dari Desa Petir. Untuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), disampaikan bahwa alokasi mengalami penyesuaian menjadi satu orang per RW, seiring dengan penurunan Dana Desa sekitar 85 persen. Dampak dari penurunan anggaran tersebut juga menyebabkan pembangunan infrastruktur desa sementara tertunda.
Dalam kesempatan yang sama, disampaikan pula bahwa BPJS Ketenagakerjaan akan segera diusulkan untuk 250 KPM pekerja rentan, serta adanya penonaktifan BPJS Kesehatan dari pemerintah pusat yang perlu menjadi perhatian bersama.
Apel pagi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah desa, BPD, RT/RW, Linmas, dan seluruh unsur desa, sehingga pelayanan kepada masyarakat serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dapat berjalan lebih optimal.